Mans - MotoGP Prancis belum akan menjadi ajang comeback Valentino Rossi untuk bersaing di barisan depan. Usai dua sesi free practice pertama, The Doctor tak menyangkal kalau Ducati masih tertinggal jauh di belakang.
Ada perbedaan waktu sampai satu detik antara Rossi dengan pembalap tercepat Honda di dua sesi latihan bebas yang digelar Jumat (13/5/2011) kemarin. Catatan tersebut jadi indikasi buruk kalau pabrikan asal Italia itu belum akan bisa berkompetisi dengan motor-motor tercepat di atas lintasan.
Rossi bahkan harus melakukan perubahan seting motor pada sesi tersebut untuk mendapat kecepatan lebih baik.
"Pastinya hasil tersebut tidak positif buat kami. Pertama karena kami butuh lima menit tambahan dalam latihan karena perubahan pada shock belakang memberi saya feeling yang lebih baik tapi saya hanya bisa melahap dua lap. Jadi mungkin kalau ada satu atau dua lap tambahan lagi saya bisa memperbaiki catatan waktu dan posisi saya," ungkap Rossi di Autosport.
"Bagaimanapun, kami masih jauh tertinggal karena kami masih sangat berjuang terkait akselerasi. Motornya terlalu gugup dan banyak bergerak saya pikir kami membuat kesalahan dengan bagian belakang. Kami juga masih bisa memperbaiki sistem elektronik. Jadi kami harus memperbaiki masalahnya karena saya kehilangan banyak waktu," beber dia.
Terkait persaingan di atas lintasan, Rossi tak menyangkal kalau Honda kini berada dalam posisi memimpin. Kecepatan Honda bahkan disebutnya lebih baik dari motor sang juara dunia, Yamaha.
"Perbedaan akselerasinya impresif. Selain itu Honda juga menjadi motor dengan set-up yang baik. Motornya stabil, sama dengan Yamaha, tapi dengan 20 tenaga kuda lebih banyak," lanjut Rossi.
Blog Archive
arema dilelang
Malang - Persoalan keuangan di tubuh Arema Indonesia Malang telah memasuki masa klimaks. Juara bertahan Liga Super Indonesia (ISL) itu akan dilelang untuk bisa bangkit dari keterpurukan.
Manajemen Arema membuka pintu bagi semua pihak yang menginginkan klub berjuluk Singo Edan itu. Berbagai pihak, seperti perusahaan swasta, investor, atau lembaga lain, bisa membeli Arema.
"Asal syaratnya home base Arema tetap di sini (Malang Raya--red)," kata Presiden Kehormatan Arema Indonesia Rendra Kresna saat ditemui detikSport di Pendopo Kabupaten Malang Jalan KH. Agus Salim, Kamis (5/5/2011).
Wacana ini, lanjut Rendra, semata dilakukan karena Arema membutuhkan suntikan dana segar untuk memutar roda perusahaan yang kini dalam kondisi defisit keuangan. Catatan sementara, Arema masih mempunyai tunggakan sebesar Rp 5 miliar untuk gaji pemain, serta pelunasan kewajiban pajak.
"Jumlah itu sangat besar. Makanya siapa saja yang mau membeli Arema, silakan datang," undang Rendra juga menjabat sebagai Bupati Malang ini.
Dia tak memungkiri adanya konflik yang melanda Arema akibat dualisme di struktur organisasi. Rendra yang kini berada di luar struktur menyayangkan hal ini belum terselesaikan.
"Ayo semua bertemu, membicarakan tentang nasib Arema ke depan," ajaknya.
Rendra menambahkan kalau krisis keuangan ini juga mengancam laga tandang Arema ke Korea Selatan untuk melakoni laga lanjutan Liga Champions Asia (LCA) melawan Jeonbuk Motors. Arema mengaku telah menagih dana pembinaan dari AFC melalui PT Liga Indonesia.
"Untuk ke Korea kami masih melobi PT LI agar dana bantuan dari AFC segera cair. Lumayan jumlahnya, 30 ribu dolar AS. Harapan kami cuma itu," tegas Rendra
Manajemen Arema membuka pintu bagi semua pihak yang menginginkan klub berjuluk Singo Edan itu. Berbagai pihak, seperti perusahaan swasta, investor, atau lembaga lain, bisa membeli Arema.
"Asal syaratnya home base Arema tetap di sini (Malang Raya--red)," kata Presiden Kehormatan Arema Indonesia Rendra Kresna saat ditemui detikSport di Pendopo Kabupaten Malang Jalan KH. Agus Salim, Kamis (5/5/2011).
Wacana ini, lanjut Rendra, semata dilakukan karena Arema membutuhkan suntikan dana segar untuk memutar roda perusahaan yang kini dalam kondisi defisit keuangan. Catatan sementara, Arema masih mempunyai tunggakan sebesar Rp 5 miliar untuk gaji pemain, serta pelunasan kewajiban pajak.
"Jumlah itu sangat besar. Makanya siapa saja yang mau membeli Arema, silakan datang," undang Rendra juga menjabat sebagai Bupati Malang ini.
Dia tak memungkiri adanya konflik yang melanda Arema akibat dualisme di struktur organisasi. Rendra yang kini berada di luar struktur menyayangkan hal ini belum terselesaikan.
"Ayo semua bertemu, membicarakan tentang nasib Arema ke depan," ajaknya.
Rendra menambahkan kalau krisis keuangan ini juga mengancam laga tandang Arema ke Korea Selatan untuk melakoni laga lanjutan Liga Champions Asia (LCA) melawan Jeonbuk Motors. Arema mengaku telah menagih dana pembinaan dari AFC melalui PT Liga Indonesia.
"Untuk ke Korea kami masih melobi PT LI agar dana bantuan dari AFC segera cair. Lumayan jumlahnya, 30 ribu dolar AS. Harapan kami cuma itu," tegas Rendra
Diberdayakan oleh Blogger.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Menu
Jumat, 13 Mei 2011
Rossi Akui Ducati Masih Tertinggal Jauh
Diposting oleh
deNNy Aremania
di
18.48
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar