Sabtu, 21 Mei 2011

CR7 Puji Rekan-Rekan Timnya

Madrid - Cristiano Ronaldo secara khusus mempersembahkan gelar El Pichici kepada rekan-rekan satu timmnya. Bintang Real Madrid itu menyatakan dirinya sendiri tak mungkin bisa menciptakan 40 gol.

Ronaldo dinobatkan sebagai El Pichichi di La Liga 2010/2011 dengan 40 gol yang dicetaknya. Pemain asal Portugal itu juga sekaligus mencatatkan rekor baru sebagai pemain tersubur dalam satu musim Liga Spanyol, unggul dua gol atas rekor lama milik Telmo Zarra dan Hugo Sanchez.

Pencapaian pemain yang diboyong ke Santiago Bernabeu dengan harga Rp 1,3 triliun ini tak pelak mendatangkan pujian. "Jumlah gol Cristiano Ronaldo sangat luar biasa. Dia berbakat, kuat, dan ambisius. Dia berhasil memecahkan rekor karena dia memang luar biasa," lugas asisten pelatih Aitor Karanka seperti dilansir situs resmi klub.

"Cristiano Ronaldo merupakan pemain yang sangat bagus dan jumlah gol-nya sungguh heroik. Dia dicintai siapa pun dan kontribusinya kepada tim sangatlah penting," imbuh general manajer Jorge Valdano.

Ronaldo sendiri menyebut bahwa peran rekan-rekan satu timnya sangatlah besar di balik 40 gol yang berhasil dia ciptakan. "Satu-satunya alasan saya mencetak begitu banyak gol adalah karena rekan-rekan satu tim saya, dan saya merasa sangat apresiatif untuk itu semua. Gelar El Pichichi ini untuk rekan-rekan dan juga fans," seru eks pemain Manchester United itu.

"Saya tak mungkin bisa mencetak 40 gol di La Liga tanpa rekan-rekan satu tim," lanjut pemain berkebangsaan Portugal itu.

Prestasi individu dan rekor telah dicetak oleh Ronaldo. Namun begitu tetaplah ada yang kurang karena segala pencapaian positif itu belum dibarengi dengan hadirnya trofi La Liga. Namun begitu CR7 menilai bahwa produktifitas gol Los Blancos menjadi sesuatu yang patut diperhitungkan.

"Kami bahagia bisa mengakhiri musim ini dengan gaya. Tidak mudah mencetak 102 gol, jadi saya angkat topi kepada teman-teman satu tim. Pelatih ingin mengakhiri musim dengan mencetak banyak gol untuk memulai musim baru dengan ambisi, dan kami melakukannya."

"Akan sulit memang untuk bisa mencetak gol sebanyak ini di kesempatan selanjutnya, namun tidak ada yang mustahil dan saya akan bekerja keras untuk mewujudkannya," pungkas Ronaldo.

Jumat, 13 Mei 2011

Rossi Akui Ducati Masih Tertinggal Jauh

Mans - MotoGP Prancis belum akan menjadi ajang comeback Valentino Rossi untuk bersaing di barisan depan. Usai dua sesi free practice pertama, The Doctor tak menyangkal kalau Ducati masih tertinggal jauh di belakang.

Ada perbedaan waktu sampai satu detik antara Rossi dengan pembalap tercepat Honda di dua sesi latihan bebas yang digelar Jumat (13/5/2011) kemarin. Catatan tersebut jadi indikasi buruk kalau pabrikan asal Italia itu belum akan bisa berkompetisi dengan motor-motor tercepat di atas lintasan.

Rossi bahkan harus melakukan perubahan seting motor pada sesi tersebut untuk mendapat kecepatan lebih baik.

"Pastinya hasil tersebut tidak positif buat kami. Pertama karena kami butuh lima menit tambahan dalam latihan karena perubahan pada shock belakang memberi saya feeling yang lebih baik tapi saya hanya bisa melahap dua lap. Jadi mungkin kalau ada satu atau dua lap tambahan lagi saya bisa memperbaiki catatan waktu dan posisi saya," ungkap Rossi di Autosport.

"Bagaimanapun, kami masih jauh tertinggal karena kami masih sangat berjuang terkait akselerasi. Motornya terlalu gugup dan banyak bergerak saya pikir kami membuat kesalahan dengan bagian belakang. Kami juga masih bisa memperbaiki sistem elektronik. Jadi kami harus memperbaiki masalahnya karena saya kehilangan banyak waktu," beber dia.

Terkait persaingan di atas lintasan, Rossi tak menyangkal kalau Honda kini berada dalam posisi memimpin. Kecepatan Honda bahkan disebutnya lebih baik dari motor sang juara dunia, Yamaha.

"Perbedaan akselerasinya impresif. Selain itu Honda juga menjadi motor dengan set-up yang baik. Motornya stabil, sama dengan Yamaha, tapi dengan 20 tenaga kuda lebih banyak," lanjut Rossi.

Rabu, 04 Mei 2011

milan siap trima scudetto

Milan - Hampir tak mungkin buat Inter Milan mengejar ketinggalan poin dari AC Milan dengan hanya ada tiga pertandingan tersisa. Meski belum sah jadi juara, Massimo Moratti menyebut Rossoneri layak dapat Scudetto.

Milan tinggal berjarak satu angka saja dengan gelar juaranya yang ke-18. Titel kampiun tersebut berpeluang besar mereka kunci akhir pekan ini saat bertandang ke AS Roma.

Meski I Lupi bisa saja menyulitkan Rossoneri, kubu Inter Milan butuh keajaiban untuk bisa menyusul perolehan poin saudara sekotanya itu di dua pertandingan tersisa setelahnya. Mungkin atas pertimbangan tersebut Massimo Moratti lebih dulu menyelamati Milan dan menyebut mereka layak dapat Scudetto.

"Siapapun yang memenangi Scudetto mereka layak mendapatkannya. Mereka lebih konsisten dan bermain lebih baik sepanjang musim," sahut Moratti di LaGazzetta dello Sport.

Konsistensi memang jadi kunci sukses Diavolo Rosso musim ini. Dan keberhasilan mereka menjaga performa tak bisa dilepaskan dari periode buruk yang sempat menyelimuti Inter saat masih diasuh Rafael Benitez.

Meski kini mampu bertengger di posisi dua klasemen, Javier Zanetti cs sempat terjerembab ke posisi enam. Baru setelah Leonardo masuk Nerazzurri bisa kembali bangkit dan meramaikan persaingan.

"Tim kami sudah bagus, sayang sekali jika harus membongkarnya," tuntas bos besar Inter menjawab kemungkinan timnya melakukan perombakan besar musim depan.

©deNy stRikerr hauss goal - Powered ByBlogger Thanks to Blogger Templates | punta cana dominican republic